Iklan

Mawardi Ali Minta KAHMI Aceh Besar dan Pemerintah Bersinergi

Arief Salman
Senin, 09 Maret 2020, 18:18 WIB Last Updated 2020-03-09T11:18:39Z
Aceh Besar (ACEHPOST.ID) - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Aceh Besar menggelar diskusi dengan tema Aceh Besar Kabupaten Sang Juara. Diskusi yang di hadiri oleh Alumni HMI dan Kader HMI ini berlangsung di d’energi café SPBU Lamsayuen Jalan Soekarno - Hatta Aceh Besar, Minggu (08/03/2020).

Di Pembuka diskusi, Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali menjelaskan bahwa Pemerintahan Aceh Besar sangat memerlukan dukungan semua pihak untuk membangun Aceh Besar menuju Aceh Besar yang lebih maju dan bermartabat. 

“Ada enam visi kita yang menjadi fokus untuk mencapai arah pembangunan di Aceh Besar. Tentunya banyak masih banyak kekurangan, akan tetapi pemerintah terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Aceh Besar,” jelas Mawardi Ali. 

Dalam diskusi tersebut, Mawardi juga menjelaskan Kenapa Kabupaten Aceh Besar di juluki sebagai kabupaten sang juara. Di setiap event, Aceh Besar selalu memperoleh juara, selain juara di kandang sendiri juga juara di kandang orang. Mawardi menyebutkan ada 165 emas dalam PORA tahun lalu. MTQ di Pidie, Aceh Besar  juga bisa menjadi sang juara di berbagai event.  

Mawardi Ali berharap kepada KAHMI Aceh Besar untuk bisa menjadi litbang pemerintahan. Mawardi juga mengapresiasi kagiatan yang diselenggarakan ini, sebagai lembaga tertua di Indonesia dengan prestasi kadernya di berbagai lini. Dia juga berharap, KAHMI Aceh Besar bisa terus mengawal pemerintah Aceh Besar, bila ada kritik disampaikan dengansantun, bila ada kesalahan diharapkan untuk menegur. 

“Jangan menunggu-nunggu kesalahan pemerintah. Masukan serta saran sangat kami perlukan dari semua pihak untuk sama-sama membangun Aceh Besar,” harap Mawardi Ali. 

Dalam kegiatan silahturrahmi sekaligus diskusi itu, hadir juga Muhibuddin Ibrahim atau yang kerap disapa dengan sebutan Ucok ini merupakan Ketua komisi V DPRK Aceh Besar, sekaligus ketua Koni Aceh Besar. 

Ucok menilai, langkah semacam ini sudah sangat tepat. Ada ruang diskusi dan silahturrahmi antara KAHMI Aceh Bersama Eksekutif dan Legeslatif Aceh Besar. Bila ada sesuatu lebih bagus di diskusikan, dan bila ada keberhasilan di apresiasikan, jangan malah membully.  

“Kalau kerja pemerintah bagus, di apresiasi, kalau salah di kritik jangan membully. Seperti ini, diskusi bersama-sama mencari solusi dan menyampaikan aspirasi seperti yang  KAHMI Aceh Besar Lakukan,” ungkap Muhibuddin. 

Ucok juga berharap, KAHMI Aceh Besar bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan Aceh Besar Sebagai Kabupaten Sang Juara. Dia juga menambahkan, ada lembaga yang terus mencurigai pemerintah dan semestinya lembaga tersebut berkontribusi untuk pembangunan Aceh Besar. 

Sementara itu, Ketua Presidium KAHMI Aceh Besar,  Aliman Selian S.Pi., M.Si. di dalam diskusi dan silahturrahmi tersebut menjelaskan bahwa KAHMI Aceh Besar akan selalu menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan di Aceh Besar.

“KAHMI Aceh Besar memiliki potensi yang beragam, misalnya, Ada Birokrat, Politisi, Pengusaha, Jurnalis serta professional di berbagai bidang. Sangat mungkin berkolaborasi untuk sama-sama memberikan yang terbaik untuk masyarakat Aceh Besar,” ungkap Aliman Selian.  
 
Silahturrahmi dan diskusi dengan tema “Aceh Besar enuju kabupaten sang juara” diselenggarakan oleh KAHMI Aceh Besar  d’energi café lamsayuen meunasyah manyet Aceh Besar. Kegiatan ini di hadiri oleh Alumni HMI dan Kader HMI Aceh Besar. Direncanakan, diskusi rutin seperti ini akan di galakkan kedepannya.(ADV)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mawardi Ali Minta KAHMI Aceh Besar dan Pemerintah Bersinergi

Terkini