Adsense

Iklan

Eks Kombatan GAM : Saleh Modus Fokus Saja Pada Masalah Hukum Yang Akan Menjeratnya

Arief Salman
Minggu, 19 April 2020, 14:25 WIB Last Updated 2020-07-17T17:01:36Z

Banda Aceh (ACEHPOST.ID) - Terkait laporan pencemaran nama baik yang diajukan H Makmur Budiman ke Polda Aceh dengan terduga Muhammad Saleh (Juru Bicara Partai Aceh/Pemred Tabloid Modus Aceh), Mantan Kombatan GAM, Teuku Cut Man ikut angkat bicara.

“Muhammad Saleh (Saleh Modus) bek panik dan fokus aja urusan hukum yang akan dihadapinya itu. Jangan malah ‘cuap-cuap’ di media nya sendiri untuk menggiring opini bermuatan tendensius dan di luar batas etik,” demikian diungkapkan Cut Man, Jumat (17/4/2020).

Dikatakan, pihaknya menghargai langkah hukum pengusaha Aceh, H Makmur Budiman yang melakukan gugatan hukum atas pemberitaan media Modus Aceh yang dinilai sangat tendensius serta terkesan menggiring opini melampaui batas etis kerja investigatif jurnalistik.

Menurut dugaan Cutman, banya elit Aceh yang terseret dan tersudutkan oleh pemberitaan Modus Aceh selama ini.

Satu sisi, Cutman selaku mantan petinggi kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Meulaboh mendukung penuh kebebasan pers di Aceh, namun bukan kebebasan yang tidak beretika. 

Di sisi lain, Cut Man juga menghargai langkah hukum Makmur Budiman yang dirasakan tercemar nama baiknya akibat pemberitaan media Modus Aceh yang diduga telah melanggar UU ITE.

Di tambahkan Cutman, sebaiknya Saleh Modus fokus saja mengkaji UU ITE yang bakal potensi menjeratnya dan tidak perlu di koreksi atas kesalahan penyebutan nominal angka kredit Bank Aceh 108 M di diberikan yang melibatkan H Makmur Ibrahim. 

Kerena semakin di bantah, maka malah tidak baik karena terkesan panik dan ketakutan sehingga menyudutkan dirinya.

Cut Man juga tidak sepakat dengan pemberitaan Modus Aceh yang terkesan menggiring opini secara prematur dengan menyeret foto Makmur Budiman bersama Pejabat Polda Aceh di sebuah ruang makan dengan judul berita “eh, foto Makmur Budiman bersama Kapolda Aceh kembali muncul di medsos”.

Berita modus Aceh itu terlihat tendensius ingin menggiring narasi publik seakan telah terjadi konspirasi diantara mereka dalam kasus hukum yang menyeret Makmur padahal belum adanya temuan fakta hukum yang kuat kerena saksinya juga tidak ada, bahkan ada indikasi wartawan yang melaporkan Makmur Ibrahim pernah dibantu logistik dan tidak ada masalah apa-apa.

“Ini sangat kurang bagus karena saleh seharusnya tidak perlu terlalu obsesif dalam pemberitaan, apa lagi catut foto pejabat polda dalam pemberitaan, di situ nampak dir intel, kapolres kab/kota dan pejabat lainnya termasuk kapolda Aceh sehingga asumsi publik menjadi kurang positif akan reputasi instansi penegak hukum di Aceh. 

Bagi saya narasi semacam ini, berorientasi pada motif tertentu yang malah banyak berita media Modus Aceh di duga Offside di pemberitaan, mendahului kerja penegak hukum. Dugaan saya, ada unsur kesengajaan agar hukum bisa berproses sesuai keinginan opini yang dibentuknya.”, terang Cutman, mantan Anggota DPRK dan Ketua Partai Nanggroe Aceh (PNA) Kab. Nagan Raya.

Mengingat belum ada yang berani berhadapan dan melaporkan pemberitaan di Pempred Modus Aceh, maka ini sepertinya kasus laporan pertama yang menarik di proses dan jangan merasa kebal hukum dan mengandalkan backingan.

Kita minta penegak hukum bekerja professional tanpa di intervensi oleh siapapun dan TDK terpengaruh oleh opini publik. 

Artinya kita berharap agar kepolisian bekerja secara professional dan saleh tidak perlu bantah dan berkomentar banyak sebagai pengalihan isu,dan biarkan fokus saja pada proses hukum yang dijalani atas laporan Makmur Budiman, tutup Cutman yang dikenal sahabat dekat Mantan Gubenur Aceh Irwandi Yusuf.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Eks Kombatan GAM : Saleh Modus Fokus Saja Pada Masalah Hukum Yang Akan Menjeratnya

Terkini

Iklan