Iklan

Dinsos Aceh Latih 50 PMKS di Ladong, Kadis Titip "ATM"

Minggu, 21 November 2021, 14:08 WIB Last Updated 2021-11-21T07:08:46Z
BANDA ACEH - Dinas Sosial Aceh melatih 50 penyandang masalah kesejahteraan sosial yang masing masing  25 orang menjahit khusus wanita dan 25 menggelas bagi pria
Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) tersebut terhimpun dari berbagai kabupaten kota di Aceh, kegiatan dalam bentuk pelatihan menjahit berbagai jenis pakaian itu sudah berlangsung selama satu bulan penuh di aula rumah singgah UPTD Rumoh Sejahtera Beujroh Meukarya (RSBM) Ladong, Aceh Besar. Sedangkan mengelas berlangsung dari tgl 2 sampai 31 Oktober 2021.

Salah satu peserta bernama Syifa Maskina Putri dari Aceh Besar mengaku, pelatihan yang dimotori oleh UPTD RSBM Ladong, Aceh Besar sangat bermanfaat bagi generasi muda untuk melatih Kemandirian hidup serta mengurangi angka kemiskinan.
"Terimakasih kepada kepala UPTD RSBM, para Instruktur, kepala Dinas Sosial Aceh, dan juga Pemerintah Aceh yang telah menginisiasi pelatihan serta pemberian modal usaha untuk para peserta," ucap Syifa.

Ketua panitia pelaksana Nurmansyah S,Ag melaporkan, kegiatan pelatihan menjahit itu berakhir hari ini Selasa 24 Agustus 2021, bukan hanya pelatihan semata lanjut Nurman.

Para peserta juga dibekali modal usaha agar bisa melanjutkan ilmu yang pernah mereka dapatkan selama pelatihan yang berlangsung selama satu bulan serta ilmu kedisiplinan lainnya.

"Para peserta akan kami berikan bantuan usaha dalam bentuk peralatan kerja, agar saat tiba dikampung halaman bisa memulai usaha dengan baik dengan harapan bisa membantu mendongkrak perekonomian keluarga," sebut Nurman.
Sementara itu kepala Dinas Sosial Aceh Dr Yusrizal dalam sambutannya saat menutup secara resmi kegiatan pelatihan tersebut menitip  'ATM' untuk para peserta agar lebih semangat.

"Amati, Tiru dan Modifikasi (ATM), insya Allah dengan menerapkan konsep tersebut, usaha akan berjalan dengan lancar," pesan Yusrizal, pada acara penutupan tersebut
Disamping itu, para peserta pelatihan, saat tiba dikampung halaman, Yusrizal juga mengingatkan agar peserta tetap bergaul dengan masyarakat guna menambah pertemanan yang akan berimbas kepada daya beli produk yang dihasilkan oleh peserta nantinya.

kepala Dinas Sosial Aceh Dr Yusrizal lebih lanjut menyatakan, "Setelah mendapat ilmu yang memadai, modal usaha dalam bentuk peralatan kerja, selanjutnya, anak-anak ku sekalian bisa langsung merintis usaha menjahit dan mengelas. Disinilah butuh teman, saudara agar hasil produk kita bisa ditawarkan terlebih dahulu untuk mereka. Nah, dari merekalah yang kemudian usaha menjadi maju berkat dari silaturahmi yang kita bangun dengan baik dengan para teman dan saudara di kampung halaman," ungkap Yusrizal lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Yusrizal juga mengingatkan para peserta agar tidak lupa dengan sang pencipta, Allah SWT.

"Semua usaha Ananda ku sekalian, jika tanpa izin Allah tidak akan berjalan dengan sempurna. Mari kita dekatkan diri kepada Allah agar semua rencana kita berjalan dengan lancar," sebutnya.

Dalam kesempatan yang sama pula, Kadinsos Aceh juga memberikan Doorprize peserta yang mampu dan berani menjawab sejumlah pertanyaan kepala dinas.

Untuk diketahui, seluruh peserta yang  akan diberikan peralatan untuk mendukung usaha para peserta saat tiba dikampung halaman.(Dir)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dinsos Aceh Latih 50 PMKS di Ladong, Kadis Titip "ATM"

Terkini