Iklan

Zulfadli Oyong, Angkat Bicara Terkait Kejelasan Gaji Prangkat Desa di Aceh Timur

Muksalmina
Kamis, 22 September 2022, 22:43 WIB Last Updated 2022-09-24T05:45:21Z

Zulfadli Oyong, Anggota DPRK Aceh Timur Fraksi Partai NasDem

Acehpost.id || IDI
- Terkait Peraturan Bupati Aceh Timur No. 24 Tahun 2022 Perubahan atas Perbup No. 67 Tahun 2021 yang mengatur Tentang Besarnya Alokasi Dana Gampong (ADG) untuk masing - masing Gampong Di Aceh Timur. 


Dalam hal ini, Zulfadli alias Oyong dari Fraksi Partai Nasdem sekaligus anggota DPRK Aceh Timur angkat bicara dan mendukung Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Aceh Timur untuk mendesak Bupati supaya mencabut perbub tersebut. 


Karena seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, seluruh perangkat Desa Se - Aceh Timur hanya menerima penghasilan tetap (Siltap) 2 - 3 bulan sedangkan bulan berikutnya hingga bulan September  belum ada kejelasan dari pemerintah.


Oyong menambahkan Pj Bupati harus benar - benar melihat dan mempertimbangkan bagaimana status kejelasan Siltap para perangkat Gampong di Aceh Timur terlebih pasca kenaikan BBM subsidi beberapa waktu lalu ditambah lagi dengan kebangkitan perekonomian yang terbilang baru. 


Maka Pj Bupati Aceh Timur harus mencari solusi yang relevan supaya roda Pemerintahan tetap berjalan dengan tahapan - tahapan yang baik tanpa menyusahkan masyarakat. 


"Kita berharap Pak Pj Bupati untuk mengalokasikan dana hendaknya perangkat Gampong bisa mendapatkan gaji sepenuhnya, dan untuk rekan - rekan DPRK ayok kita sama - sama memperjuangkan jeritan para perangkat Desa di Aceh Timur ini" Ungkap Putra Darul Ihsan kepada media acehpost.id, Kamis (22/9/2022). 


Sambungnya, dengan adanya dana Desa yang optimal masyarakat memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang kuat yang menjadi salah satu pilar kemajuan Kabupaten Aceh Timur, juga tidak terlepas daripada pengawasan. 


Kemudian Oyong mengatakan bila tidak diimbangi dengan kemampuan manajemen yang baik dan pengawasan yang ketat, tentu akan mudah sekali terjadi penyelewengan. 


"Dalam pepatah mengatakan bahwa "Ada gula, ada semut" Sebaliknya besarnya dana yang dikelola, bila diimbangi dengan kemampuan manajemen yang baik beserta pengawasan, InsyaAllah terbebas dari tindakan penyelewengan, bahkan korupsi" Tutup Oyong dengan menutup keterangannya.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Zulfadli Oyong, Angkat Bicara Terkait Kejelasan Gaji Prangkat Desa di Aceh Timur

Terkini