ACEHPOST– | BIREUEN – Pertemuan temu akrab antara Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen dengan jajaran Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), Senin (20/4/2026), berlangsung penuh semangat. Namun, di balik suasana hangat itu, terselip sorotan tajam: dari sekian banyak SKPK yang hadir, hanya Dinas Pertanian yang absen.
Fakta ini langsung menjadi perbincangan hangat di tengah forum yang seharusnya menjadi simbol kekompakan dan keseriusan seluruh perangkat daerah dalam menyatukan langkah.
Kegiatan ini sendiri merupakan momentum penting, terlebih karena dipimpin oleh Sekretaris Daerah yang baru, Ismunandar. Harapan besar pun menggantung agar roda pemerintahan bisa bergerak lebih solid, cepat, dan responsif.
Bupati Bireuen melalui arahannya—yang menjadi semangat bersama dalam pertemuan tersebut—menegaskan bahwa seluruh SKPK harus menunjukkan keseriusan penuh dalam bekerja, apalagi di awal masa kepemimpinan Sekda yang baru.
“Ibarat uang seratus ribu yang masih baru, masih hangat-hangatnya. Ini momentum yang tidak boleh disia-siakan. Harus dimanfaatkan untuk memperkuat kinerja dan kekompakan,” menjadi pesan kuat yang digaungkan.
Pesan tersebut bukan sekadar kiasan, tetapi peringatan tegas bahwa fase awal kepemimpinan adalah waktu paling menentukan untuk membangun disiplin, loyalitas, dan komitmen kerja.
Dalam forum itu, Sekda Ismunandar juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas SKPK. Ia mengajak seluruh jajaran untuk bergerak dalam satu komando, menjaga integritas, dan memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Namun, absennya Dinas Pertanian justru menjadi kontras di tengah semangat kebersamaan tersebut. Mengingat sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat Bireuen, ketidakhadiran ini dinilai mencederai semangat koordinasi yang sedang dibangun.
Sejumlah peserta bahkan menyebut, di saat seluruh SKPK berupaya menyatukan langkah, ketidakhadiran satu instansi penting dapat memunculkan kesan kurangnya keseriusan dalam mendukung agenda pemerintahan.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi terkait alasan absennya Dinas Pertanian dalam kegiatan tersebut.
Pertemuan ini pun diharapkan menjadi titik balik bagi seluruh SKPK untuk lebih disiplin, lebih solid, dan lebih bertanggung jawab. Sebab, seperti pesan yang mengemuka dalam forum itu: kesempatan awal yang “masih hangat” ini tidak akan datang dua kali.









