ACEHPOST — ACEH TIMUR — Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama orang nomor satu di Kabupaten Aceh Timur kian memanas dan menjadi sorotan luas di tengah masyarakat. Gelombang spekulasi terus bergulir liar, sementara publik masih menunggu kejelasan resmi dari pihak pemerintah daerah.
Seiring berkembangnya isu tersebut, media ini telah melakukan serangkaian upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Timur, Nauli S.STP., M.AP., telah dihubungi melalui pesan WhatsApp pribadi. Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada satu pun tanggapan yang diberikan.
Tidak hanya itu, upaya konfirmasi juga diarahkan kepada Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah Aceh Timur, Adlinsyah, S.Sos. Media ini telah menghubungi yang bersangkutan melalui handphone pribadi serta mengirimkan pesan melalui WhatsApp. Namun hasilnya sama—belum ada respon ataupun klarifikasi yang disampaikan.
Sikap diam dari dua pejabat penting ini justru memicu tanda tanya besar di tengah publik. Alih-alih meredam isu, ketiadaan klarifikasi resmi dinilai semakin memperkeruh situasi dan membuka ruang spekulasi yang tak terkendali.
Sejumlah kalangan pun mulai angkat suara, mendesak agar pemerintah daerah segera memberikan penjelasan terbuka. Transparansi dianggap sebagai langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mencegah berkembangnya informasi yang belum tentu benar.
“Ini bukan isu kecil. Kalau dibiarkan tanpa klarifikasi, bisa merusak kepercayaan masyarakat,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga saat ini, isu tersebut masih terus bergulir tanpa kepastian. Media ini akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna menghadirkan informasi yang berimbang, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
(Tim Redaksi)









