
SIMEULUE – ACEHPOST| Ketersediaan akses internet yang stabil dan merata dinilai menjadi kebutuhan primer masyarakat di era digital saat ini. Namun, kondisi jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Simeulue masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari jangkauan sinyal yang terbatas, kualitas jaringan yang lemot, hingga gangguan sinyal hilang timbul terutama saat terjadi pemadaman listrik PLN.
Kondisi tersebut dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Teupah Selatan, Teupah Barat, Simeulue Barat (Simbar), Alafan dan beberapa daerah lain di luar pusat Kota Sinabang. Gangguan paling dominan terjadi pada jaringan 4G yang dinilai belum mampu memberikan akses internet yang stabil bagi masyarakat.

Menanggapi persoalan tersebut, Anggota DPRK Simeulue, Andi Millian Darmili yang akrab disapa AMD, melakukan konsultasi dan koordinasi langsung dengan pihak Telkom Aceh terkait perluasan jaringan internet (IndiHome) di Kabupaten Simeulue.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 7 April 2026 dalam agenda kunjungan kerja bersama pihak Telkom Aceh yang diwakili oleh Armika Syahputra selaku Government Service Witel Aceh.
Dalam pertemuan itu, AMD menyampaikan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap akses internet saat ini tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan telah menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, bisnis digital, komunikasi sosial hingga kebutuhan informasi masyarakat sehari-hari.
“Wilayah-wilayah di luar pusat kota masih mengalami keterbatasan akses jaringan. Bahkan ketika listrik PLN padam, kualitas sinyal ikut menurun drastis. Kondisi ini tentu sangat menghambat aktivitas masyarakat yang kini sangat bergantung pada konektivitas internet,” ujar AMD dalam penyampaiannya. Jum’at (8/5/2026).

Ia berharap Telkom dapat memberikan perhatian serius terhadap pemerataan infrastruktur digital di Kabupaten Simeulue, khususnya melalui perluasan jaringan IndiHome serta penguatan kualitas layanan internet di wilayah blank spot dan daerah dengan kualitas jaringan rendah.
Menurut AMD, pemerataan akses internet menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah kepulauan seperti Simeulue agar tidak tertinggal dalam transformasi digital nasional.
“Kami berharap ada langkah konkret dari Telkom untuk memperluas cakupan layanan internet hingga ke kecamatan-kecamatan yang selama ini masih mengalami keterbatasan jaringan,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Telkom Aceh melalui Armika Syahputra menyambut baik aspirasi yang disampaikan dan menyatakan akan menindaklanjuti berbagai masukan terkait kebutuhan pengembangan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Simeulue.
Kegiatan konsultasi dan koordinasi tersebut turut diikuti oleh staf pendamping dari Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Simeulue, Alminsyah.
Langkah koordinasi ini diharapkan menjadi bagian dari upaya mempercepat pemerataan akses internet dan penguatan infrastruktur telekomunikasi di Kabupaten Simeulue demi mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi digital di daerah kepulauan tersebut. (*BS).













