Home / Uncategorized

Sabtu, 17 Mei 2025 - 13:18 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil menghadiri acara akbar Mubahatsah Ulama Dayah Aceh Barat (MUDAB) ke-3

Redaksi - Penulis Berita

Acehpost.id, Meulaboh – Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil menghadiri acara akbar Mubahatsah Ulama Dayah Aceh Barat (MUDAB) ke-3 yang digelar di Dayah Istiqomatuddin Babul Muarrif Serambi Aceh, Gampong Meunasah Rayeuk, Kecamatan Kaway XVI. Acara ini menjadi forum penting untuk menyatukan persepsi ulama dan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di Aceh Barat.

 

Tarmizi menyampaikan keprihatinan atas kondisi daerah yang masih menghadapi persoalan kompleks. Dengan jumlah penduduk mencapai 209.000 jiwa, Aceh Barat mencatat angka kemiskinan sebesar 17 persen di atas rata-rata nasional. Jumlah pengangguran terbuka mencapai 5.000 orang, sementara persentase warga yang pernah terlibat judi online juga semakin bertambah, Belum lagi meningkatnya tingkat perceraian dan peredaran narkoba yang telah merambah lingkungan pendidikan.

 

“Ini bukan persoalan kecil. Tanpa kolaborasi semua pihak, terutama ulama dan tokoh dayah, ini akan jadi bom waktu bagi generasi muda kita, karna Judi online memiliki dampak buruk, seperti kerugian finansial dan sosial, serta dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan keamanan, ujar tarmizi.

 

Ia mengajak para pimpinan dayah untuk aktif mensosialisasikan kegiatan pemerintah seperti gerakan Maghrib Mengaji, menghentikan seluruh aktivitas saat azan berkumandang. Ia juga memohon doa agar dirinya tetap istiqamah membangun daerah demi terciptanya kesejahteraan masyarakat.

 

Sebut tarmizi, Pemerintah daerah juga menegaskan komitmen tetap menjalankan program strategis seperti penguatan PDAM, kartu sehat, dan pembangunan rumah singgah, meskipun menghadapi tantangan efisiensi anggaran dari pusat.

 

“Kita harus menciptakan lapangan kerja dengan mengedepankan produk lokal. Ini jalan tengah menghadapi keterbatasan fiskal,” ucap Tarmizi.

 

Ia juga menegaskan bahwa Acara MUDAB ini menjadi awal dari gerakan bersama untuk menyelamatkan masa depan Aceh Barat.

 

Sedangkan Pimpinan Dayah Serambi Aceh, Abu H. Mahmuddin Usman, menjelaskan bahwa MUDAB digelar dengan tiga tujuan utama antaranya, meningkatkan kualitas pendidikan dayah, menyatukan persepsi hukum Islam (fatwa) yang akan disampaikan ke masyarakat, serta membangun sinergi antara ulama dan pemerintah demi kemaslahatan bersama.

 

Dalam forum ini turut hadir anggota DPD RI Tgk. Amhada MZ, Bupati Aceh barat periode 2012-2027 H.T. Alaidinsyah, Ketua MPU Aceh Barat Tgk. Mahdi Kari, serta para pimpinan dayah se-Aceh Barat. Dan Sebagai pemateri utama, hadir Abon Yazid Al-Yusufi, pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Darul Ulumuddin (MADU) Blang Pidie, Aceh Barat Daya.

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Cegah Karhutla, Polres Aceh Tengah Rutin Gencarkan Patroli dan Edukasi Kepada Masyarakat

Uncategorized

Konsul Jepang Apresiasi Evakuasi WN, Sekaligus Promosikan Kopi Gayo dan Wisata Aceh Tengah

Uncategorized

Dua Tokoh Lama Satu Barisan: Hamdan Sati Gabung Partai Kebangkitan Bangsa

Berita

Ultimatum Keras Tanpa Kompromi Ketua PKB Aceh, Kasus JJ Kembali Disoroti

Uncategorized

Uncategorized

KAI Logistik Kelola 2,2 Juta Barang, Peti Kemas Naik 40%

Uncategorized

Akselerasi Digitalisasi, BRI KC Otista Gelar Program “Racing BRImo” bagi Pegawai BKN

Uncategorized

Sinergi Kebaikan: BRI Jakarta Kalimalang dan Agen BRILink Toko Danu Bagikan Sembako untuk Warga Duren Sawit