Home / Pemerintah / Pendidikan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:21 WIB

Dari Kekuyang Aceh Tengah, Anak-Anak Belajar Bangkit Pascabencana

Redaksi - Penulis Berita

Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin.

Banda Aceh – Di tengah keterbatasan akibat bencana, harapan tumbuh dari ruang-ruang sederhana tempat anak-anak berkumpul untuk belajar dan bermain. Di Desa Kekuyang, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, puluhan anak mengikuti kegiatan dukungan psikososial sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pendidikan pascabencana.

Sebanyak 75 anak berpartisipasi dalam kegiatan Psychosocial Support Activity (PSA) atau trauma healing yang dilaksanakan Save the Children Indonesia. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias, bernyanyi, bermain, dan berbagi cerita. Di sela aktivitas, mereka mengungkapkan kerinduan untuk kembali bersekolah secara normal, setelah proses belajar mengajar saat ini masih berlangsung tiga hari dalam sepekan.

Kegiatan tersebut dilaporkan oleh perwakilan Save the Children Indonesia kepada Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, pada Sabtu (24/01/2026).

Save the Children juga menyampaikan komitmennya untuk terus menjangkau desa dan sekolah terisolir, khususnya di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah, sebagai bagian dari pemulihan pendidikan anak.

Pemerintah Aceh menyambut baik upaya tersebut. Murthalamuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat langsung di lapangan dalam menjaga agar proses belajar dan mengajar tetap berlangsung, meski dalam situasi darurat.

“Di masa pemulihan, pendidikan bukan hanya soal pelajaran di kelas, tetapi juga tentang memulihkan rasa aman dan semangat anak-anak,” ujarnya.

Menurut Murthala, pemulihan pendidikan pascabencana membutuhkan tanggung jawab sosial bersama. Pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat memiliki peran masing-masing untuk memastikan hak anak atas pendidikan tetap terpenuhi.

Dari Desa Kekuyang, optimisme itu perlahan tumbuh. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna, menghadirkan rasa aman dan kebersamaan, anak-anak kembali belajar menatap masa depan, beranjak keluar dari bayang-bayang bencana.(*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Terkait Dugaan Penolakan Pasien Rawat Inap di Puskesmas Kesehatan Pamandegan: Ini Penjelasannya

Berita

Belanja Jaminan Kesehatan ASN Kota Pagar Alam Rp9,38 Miliar Jadi Sorotan, Transparansi dan Validitas Data Dipertanyakan

Berita

Kapolda Aceh Kunjungi Simeulue, Perkuat Sinergitas dan Beri Arahan kepada Personel Polres

Berita

Kabar Gembira! Hari Senin Gaji Pegawai Pemkab Simeulue Cair Rp21 Miliar

Berita

Dapur Sppg Yayasan Amanah Cinta Indonesi: Sudah Melengkapi Administratif 

Berita

IWOI Aceh Desak Evaluasi Dana Pokir, Minta APH Perketat Pengawasan

Pendidikan

Psikolog Ungkap Fenomena ‘Decision Anxiety’ Kecemasan Pilih Kampus

Berita

Dewan Musa Wiliansyah: Buat Laporan Resmi Ke Mapolda Banten: Terkait Dirinya di Fitnah: Oleh Oknum Kordinator Aksi Demo