Home / Parlementaria / Pemerintah

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:58 WIB

DPRA Soroti Tak Ada Anggaran Stunting Dalam APBA Aceh 2026

Redaksi - Penulis Berita

Anggota DPR Aceh, Nora Idah Nita. Foto: dok pribadi.

Anggota DPR Aceh, Nora Idah Nita. Foto: dok pribadi.

Banda Aceh – Anggota DPR Aceh, Nora Idah Nita, menyayangkan tidak adanya alokasi anggaran khusus untuk penanganan dan pencegahan stunting dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2026. Padahal, angka stunting di Aceh masih tergolong tinggi dan membutuhkan intervensi berkelanjutan.

Nora menilai, ketiadaan anggaran tersebut sangat disayangkan karena program pencegahan stunting seharusnya menjadi prioritas tahunan pemerintah daerah.

“Kalau memang benar tidak ada anggaran stunting, tentu ini sangat disayangkan. Hari ini Aceh masih memiliki angka stunting yang cukup tinggi. Program pencegahan seharusnya tetap dialokasikan setiap tahun untuk membantu anak-anak, terutama dalam pencegahan stunting,” kata Nora, Kamis, 29 Januari 2026.

Ia menjelaskan, program pencegahan stunting sangat penting untuk memastikan anak-anak Aceh dapat tumbuh sehat, terutama melalui intervensi gizi dan layanan kesehatan dasar yang selama ini dilakukan di posyandu.

Namun demikian, Nora mengaku tidak terlibat langsung dalam pembahasan detail APBA karena bukan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRA. Ia menyebutkan, pembahasan anggaran dilakukan bersama Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA).

“Saya tidak masuk Banggar, jadi tidak ikut membahas anggaran bersama TAPA. Tapi sebagai wakil rakyat, kami tetap mendorong agar program pencegahan stunting mendapat perhatian serius,” ujarnya.

Nora menyampaikan bahwa urusan kesehatan berada di bawah kewenangan Komisi V DPRA, sementara dirinya bertugas di Komisi VI. Meski begitu, menurutnya, persoalan stunting merupakan isu bersama yang harus disuarakan seluruh anggota DPRA.

“Stunting ini persoalan serius karena masih dialami anak-anak di Aceh. Sudah seharusnya pemerintah daerah tetap menganggarkan program pencegahan stunting,” jelasnya.

Ia mengkhawatirkan, tanpa dukungan anggaran yang memadai, angka stunting di Aceh justru berpotensi terus meningkat.

“Harapannya stunting tetap menjadi prioritas, karena Aceh belum keluar dari kategori daerah dengan angka stunting tinggi. Walaupun kondisi anggaran terbatas, untuk stunting harus tetap diprioritaskan, apalagi anggaran kesehatan itu sudah ada persentase wajibnya. Salah satunya harus dimasukkan untuk penurunan angka stunting,” tegas Nora.(*)

Share :

Baca Juga

Parlementaria

20 Dayah Aceh Utara Belum Pulih Jelang Ramadan

Pemerintah

Wagub Aceh Tinjau Pembangunan Pesawat Boeing 737 untuk Wahana Manasik Pertama di Indonesia

Pemerintah

DWP Aceh Salurkan Bantuan Pemulihan Pascabencana dan Tinjau Sekolah Terdampak di Aceh Timur

Pemerintah

Di Bawah Hujan Deras, Harapan Itu Datang : Mualem Serahkan SK PPPK Paruh Waktu untuk Ribuan Honorer

Parlementaria

Anggota DPRA Fraksi Partai Demokrat, Nora Idah Nita, SE, MM.

Parlementaria

Mengawali Tahun, Sekretariat DPR Aceh Gelar Donor Darah Tahap I Tahun 2026

Pemerintah

Pemerintah Pusat dan Aceh Komit Percepat Pemulihan Sekolah Pascabencana di Wilayah Terdampak

Parlementaria

Ketua DPRA: Sekda Aceh Bisa Dicopot Jika Abaikan Evaluasi TPP ASN