Home / News

Selasa, 30 Januari 2024 - 10:32 WIB

Dua Pucuk Senjata di Serahkan Oleh Warga Kepada Polres Aceh Timur

Redaksi - Penulis Berita

ACEH TIMUR | IDI – Dua pucuk senjata api yang terdiri dari satu pucuk laras panjang kaliber 37 jenis AK 56 (popor lipat) dan satu pucuk senjata api laras pendek kaliber 32 jenis Revolver bersama 1 (satu) buah magazine, 17 (tujuh belas) butir amunisi aktif kaliber 7,62 mm dan 2 (dua) butir amunisi aktif kaliber 3,2 mm diserahkan warga ke Polres Aceh Timur Polda Aceh pada Sabtu, (27/01/2024).

“Senjata api ini kami terima dari seseorang warga dalam wilayah hukum Polres Aceh Timur yang berinisiatif menyerahkannya langsung kepada kami, langkah ini sangat baik agar lingkungan kita tetap terjaga kamtibmasnya terlebih menjelang Pemilu 2024,” kata Kapolres saat menggelar Konferensi Pers di Aula Bhara Daksa pada hari Senin, (29/01/2024) sore.

Baca Juga :  Ratusan Emak-emak di Banda Aceh Nyatakan Dukungan ke Suwardi

Kapolres menyebutkan, “Senjata itu ditemukan dalam bungkusan karung oleh salah seorag warga di kebun miliknya, dugaan kita merupakan bekas konflik Aceh dulu,” kata Kapolres.

Disebutkan, awalnya Tim Opsnal gabungan Satreskrim dan Sat Intelkam sedang melakukan patroli rutin, namun tiba-tiba ada masyarakat yang menghampiri petugas dan menyampaikan temuan senjata api tersebut. “Oleh petugas diarahkan agar menyerahkan senjata tersebut kepada pihak Kepolisian,” ungkap Kapolres.

Saat ini senjata yang dimaksud sudah diamankan Polres Aceh Timur diletakkan dalam gudang senjata, namun kondisi senjata belum diketahui apakah masih aktif atau tidak. Karena belum dilakukan uji coba oleh petugas.

Baca Juga :  Milad GAM Ke 47, Zulfadli Aiyub Kupiah Seuke Ketua DPW PA Aceh Timur, Siap Menciptakan Kamtibmas Yang Kondusif

Penyerahan ini mendapat apresiasi karena dinilai telah mendukung menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Kapolres juga terus menghimbau kepada warga yang memiliki senjata api secara ilegal, agar menyerahkan kepada pihak Kepolisian, karena memiliki dan menyimpan senpi ilegal merupakan tindakan kriminal dan melawan hukum. Hal ini sesuai dengan pasal 1 Undang undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 20 (dua puluh tahun) penjara.

“Menjelang Pemilu 2024 yang tinggal dalam hitungan hari, mari kita ciptakan suasana wilayah hukum Polres Aceh Timur yang aman, nyaman, damai dan sejuk.” Pungkas Kapolres.(*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

BSI Hadir di Sabang Marine Festival 2024

News

DPRK Aceh Timur, Resmi Melantik Salman PAW dari Partai PNA

News

Anggota Polsek Simpang Jernih Dampingi Petugas Medis Tangani Seekor Gajah Liar Yang Sakit

Ekonomi

Bank Syariah Indonesia Gandeng Himpunan Alumni IPB Aceh Tumbuhkan Literasi Keuangan Syariah

News

Ribuan Masyarakat Aceh Timur Hadiri Kampanye Partai Aceh

Berita

Hafid Aiman Nahkodai Sanggar Seni Seulaweut 2024

Ekonomi

Laba Tumbuh 33%, BSI Berhasil Cetak Kinerja Impresif

Berita

Kecam Pembunuhan Pemuda Pidie di Aceh Besar, Fokusgampi: Pihak Kepolisian Harus Mengusut tuntas Kasus ini