Home / Pemerintah Aceh

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:45 WIB

Gubernur Jawa Timur Serahkan Bantuan Rp3,8 Miliar untuk Aceh, Tinjau Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Redaksi - Penulis Berita

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir menerima secara simbolis donasi dan bantuan u tuk tanggap darurat korban banjir dan longsor dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Posko tanggap Darurat Aceh, Banda Aceh, (06/12/2025).

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir menerima secara simbolis donasi dan bantuan u tuk tanggap darurat korban banjir dan longsor dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Posko tanggap Darurat Aceh, Banda Aceh, (06/12/2025).

Banda Aceh – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan senilai Rp3,8 miliar untuk penanganan darurat bencana hidrometeorologi di Aceh, Sabtu (06/12/2025). Bantuan yang diterima langsung oleh Sekda Aceh M. Nasir tersebut terdiri dari bantuan keuangan sebesar Rp3 miliar dan bantuan barang senilai Rp895 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Khofifah yang datang bersama Sekda Jawa Timur Adhy Karyono, tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Sabtu pagi. Ia disambut oleh Sekda Aceh M. Nasir. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Anggota DPRA Aiyub Abbas, Kalak BPBA Fadmi Ridwan, Kepala Biro Adpim Akkar Arafat, serta juru bicara Posko Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin.

Bantuan barang yang dibawa meliputi perlengkapan permakanan, alat masak, kebutuhan keluarga, perlengkapan bayi, serta alat kebersihan. Seluruh bantuan tersebut akan didistribusikan ke sejumlah kabupaten yang terdampak paling parah.

Khofifah turut menyampaikan bahwa Jawa Timur juga telah mengirim tim Tagana yang kini berada di Aceh Tamiang untuk mendukung penanganan darurat bersama Kementerian Sosial. Selain menyerahkan bantuan, Khofifah dijadwalkan meninjau langsung beberapa titik bencana di wilayah Pidie Jaya.

Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan apresiasi atas solidaritas Pemerintah Jawa Timur. Menurutnya, dukungan lintas daerah sangat membantu mempercepat penanganan di lapangan dan meringankan beban masyarakat terdampak. “Setiap dukungan sangat berarti bagi masyarakat yang sedang berjuang di tengah kondisi darurat ini,” ujar Nasir.

Sementara itu, Kalak BPBA Fadmi Ridwan melaporkan bahwa beberapa wilayah masih terisolir, termasuk kawasan Dataran Tinggi Gayo yang terdampak kerusakan akses jalan. Hingga kini, satu-satunya jalur yang memungkinkan untuk mencapai wilayah tersebut adalah transportasi udara.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Korban Banjir Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh perpanjang Ketiga Status Tanggap Darurat Bencana Hingga 22 Januari 2026

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Bahas Penanganan Bencana dan Pembangunan Huntara Bersama Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Dorong Kejelasan Mekanisme Pembersihan Wilayah dan Cash for Work untuk Pemulihan Masyarakat Pasca Bencana

Pemerintah

Wagub Fadhlullah Dampingi Menko Polkam RI Tinjau Kesiapan Pembangunan Huntap di Aceh Utara

Pemerintah

Wagub Aceh Dorong Percepatan Data Pascabencana

Pemerintah Aceh

Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Pemerintah

Sekda Aceh Dorong Peran Strategis Mahasiswa KKN dalam Pemulihan Pasca Bencana