ACEH POST/ Bireuen – Pembangunan Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Hingga Sabtu (30/5/2026), capaian fisik proyek telah menembus 57 persen, menandakan pembangunan berjalan sesuai rencana dan semakin dekat menuju tahap konstruksi utama.
Proyek strategis yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya tersebut menjadi salah satu infrastruktur penting di jalur nasional Banda Aceh–Medan. Kehadiran jembatan baru ini diharapkan mampu mengatasi kemacetan, memperlancar arus transportasi, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Aceh.
Asisten BMN BPJN Satker Wilayah I, Fachruddin, mengatakan bahwa pekerjaan di lapangan terus dipacu agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.
“Saat ini progres pembangunan telah mencapai 57 persen. Dalam waktu dekat pekerjaan akan memasuki tahap pembesian dan pengecoran lantai jembatan arah Banda Aceh yang menjadi bagian penting dari struktur utama jembatan,” ujarnya saat meninjau lokasi proyek.
Di sisi arah Banda Aceh, pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi pembersihan lantai jembatan, pemasangan sayap kanan dan kiri jembatan, serta penimbunan area abutmen yang akan digunakan sebagai lokasi penempatan alat berat crane. Sementara itu, di sisi arah Medan, tim konstruksi masih fokus menyelesaikan pembangunan pilar utama yang menjadi penopang struktur jembatan.
Tahap pembesian dan pengecoran lantai jembatan yang akan segera dimulai menjadi momentum penting dalam percepatan proyek. Setelah proses tersebut rampung, pembangunan akan berlanjut ke tahap penyelesaian struktur dan pekerjaan pendukung lainnya.
Keberadaan Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum memiliki nilai strategis bagi masyarakat Kabupaten Bireuen. Selama ini, jembatan lama kerap mengalami kepadatan kendaraan terutama pada jam sibuk. Dengan hadirnya jembatan duplikasi, kapasitas jalur nasional akan meningkat sehingga arus lalu lintas menjadi lebih lancar dan aman.
Selain mendukung mobilitas masyarakat, proyek ini juga diyakini akan mempercepat distribusi barang dan jasa, menekan biaya logistik, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Bireuen dan sekitarnya.
Dengan progres yang terus meningkat dan pekerjaan yang berjalan efektif, optimisme terhadap rampungnya Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum tepat waktu semakin kuat. Masyarakat pun berharap proyek ini segera selesai sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung sebagai salah satu simbol kemajuan pembangunan infrastruktur di Aceh.











