Home / Daerah / Pemkab Aceh Besar

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:13 WIB

Pj Bupati Aceh Besar Bersama Kepala Kantor Pertanahan Bahas Pengakuan Tanah Ulayat 

Redaksi - Penulis Berita

Pj Bupati Muhammad Iswanto didampingi Asisten I Sekdakab Farhan AP dan Kadis Pertanahan Aceh Besar Fuadi Akhmad menerima audiensi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar, bertempat gedung Dekranasda Gp Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar,Rabu (12/06/2024).

Pj Bupati Muhammad Iswanto didampingi Asisten I Sekdakab Farhan AP dan Kadis Pertanahan Aceh Besar Fuadi Akhmad menerima audiensi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar, bertempat gedung Dekranasda Gp Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar,Rabu (12/06/2024).

Aceh Besar – Penjabat (Pj) Bupati Muhammad Iswanto SSTP MM didampingi Asisten I Sekda Aceh Besar, Farhan AP dan Kepala Dinas Pertanahan Aceh Besar Ir Fuadi Akhmad menerima audiensi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar, di Gedung Dekranasda Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar,Rabu (12/06/2024).

Dalam audiensi tersebut, Muhammad Iswanto, menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama yang terjalin selama ini antara Pemerintah Daerah dengan pihak Badan Pertanahan Kabupaten Aceh Besar. “Kerjasama yang harmonis itu membuat permasalahan ataupun sengketa tanah yang terjadi di Kabupaten Aceh Besar mampu kita selesaikan dengan baik,” katanya.

Kemudian, Muhammad Iswanto mengatakan akan menyambut baik rencana kedatangan Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Kabupaten Aceh Besar dalam rangka perdamaian Aceh pada bulan Agustus 2024 mendatang.

Baca Juga :  Pj Bupati Ir Mahyuddin MSi Lepas Keberangkatan 305 Jamaah Haji Asal Aceh Timur

“Jadi, nanti Menteri ATR/BPN akan menyerahkan beberapa sertifikat tanah redistribusi penglepasan kawasan untuk masyarakat Gampong Neuhen Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, dimana beberapa hari yang lalu pihak Kementerian Kehutanan sudah melepaskan tanah tersebut kepada masyarakat yang menggarap atau mendiami lokasi tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Muhammad Iswanto memberikan apresiasi kepada kepala Pertanahan Aceh Besar terkait dengan program reformasi agraria BTR yang sudah dikerjakan di Kabupaten Aceh Besar. “Apalagi sudah ada pilot project yaitu pengakuan tanah ulayat yang ada di 3 Lokasi, yang pertama di Mukim SIM Kecamatan Darussalam, Kedua Gampong Lampanah dan terakhir di Gampong Iboeh Kecamatan Seulimuem,” tandas Iswanto.

Baca Juga :  Nagan Raya Boyong 12 Piala di MTQ 36 Aceh di Simeulue

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar M. Taufik mengungkapkan, ada beberapa isu penting yang disampaikan dalam pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar tadi. “Pertama terkait dengan penglepasan tanah kawasan hutan untuk diretribusi kepada masyarakat dan yang kedua mengenai kelanjutan dari penetapan status tanah ulayat kemukiman untuk dapat di daftarkan serta diberikan sertifikatnya kepada masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, M. Taufik menyebutkan, Aceh Besar merupakan Kabupaten pertama di Provinsi Aceh yang sudah mengeluarkan keputusan Bupati tentang pengakuan masyarakat adat. “Sehingga tanah-tanah ulayat tersebut bisa dikelola ataupun terdaftar sebagai tanah yang dikuasai oleh masyarakat Gampong dan mukim setempat,” pungkas M. Taufik.

Share :

Baca Juga

Daerah

Kemenag RI Visitasi Penyelenggaraan Program Muadalah setingkat SMP dan SMA di Yayasan Dayah Pesantren Hidayatul Al Mustafid Nagan Raya.

Daerah

Satresnarkoba Polres Aceh Barat Amankan 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Daerah

Kapolres Nagan Raya Tinjau dan Panen Raya Kebun Cabai di Beutong Ateuh Banggalang

Daerah

Pemkab Nagan Raya Terima Insentif Fiskal Rp5,84 Miliar atas Kinerja Pengendalian Inflasi

Daerah

Pj Bupati Nagan Raya Diwakili Staf Ahli,Sosialisasi Hak dan Kewajiban Perpanjakan Bendaharawan Pemerintah.

Daerah

Pj Bupati Amrullah Dipeusijuek Ulama Kharismatik Aceh Abu Paya Pasi

Daerah

Dewan Pers Lakukan Verifikasi Faktual Kantor Berita NOA.co.id  

Daerah

Pemkab Nagan Raya Usulkan Sejumlah Jembatan Gantung