Home / Daerah / Pemkab Aceh Besar

Senin, 1 Juli 2024 - 22:45 WIB

Satpol PP dan WH Aceh Besar Tertibkan Gerombolan Anak Punk dari Palembang

Redaksi - Penulis Berita

Petugas Satpol PP dan WH Aceh Besar menertibkan 6 gepeng di kawasan Peukan Bada Aceh Besar, Senin (1/7/2024).
FOTO/ MC ACEH BESAR

Petugas Satpol PP dan WH Aceh Besar menertibkan 6 gepeng di kawasan Peukan Bada Aceh Besar, Senin (1/7/2024). FOTO/ MC ACEH BESAR

Kota Jantho – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Besar, Senin (01/07/2024) malam, melakukan penertiban terhadap gerombolan anak punk yang telah beberapa hari berada di kawasan Peukan Bada. Aceh Besar.

Keberadaan mereka sudah meresahkan, karena juga menjadikan kawasan itu sebagai lapak mengemis.

Selain itu juga ada anak perempuan dalam komunitas itu, yang tak diketahui apakah muhrim atau bukan di antara para anak muda yang tampil kumuh dan menebarkan bau tak sedap.

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Besar, Muhajir SSTP MAP, melalui Kasi Advokasi dan Perlindungan Hak Asasi Manusia, Fajri SSos, menyatakan, penertiban tersebut dilakukan usai mendapati laporan dari masyarakat setempat yang merasa resah dengan keberadaan mereka tersebut.

Baca Juga :  YBHA Peutuah Mandiri: Evaluasi Kasus Bullying di Sekolah MIN 8 Bandar Baru, Pidie Jaya

“Masyarakat melaporkan bahwa anak punk ini telah beberapa hari tampak di perbatasan Kecamatan Peukan Bada dan Lhoknga, tepatnya di samping SPBU Bradeun.

Mereka juga membuka lapak mengemis,” jelas Fajri.

Dari hasil penertiban, diketahui bahwa terdapat 6 orang, yang terdiri dari 4 laki-laki dan 2 perempuan, semuanya berasal dari Palembang.

Menurut pengakuannya, mereka terpaksa harus mendiami kawasan tersebut dikarenakan terjadinya kerusakan motor, setelah pulang dari Sabang dan berencana untuk kembali ke Palembang.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Turun Langsung Distribusikan Air Bersih untuk Warga Lhoknga

“Mereka mengaku bahwa motornya rusak setelah perjalanan dari Sabang dan mereka berusaha memperbaikinya sebelum kembali ke Palembang,” tambah Fajri.

Satpol PP dan WH Aceh Besar bersama Polsek Peukan Bada, menginstruksikan kepada gepeng tersebut untuk segera memperbaiki motornya dan meninggalkan lokasi, guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat sekitar.

“Demi menjaga ketertiban umum, kami mengharuskan mereka untuk memperbaiki motornya dan segera pergi dari lokasi tersebut,” tegas Fajri.

Penertiban ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Peukan Bada dan Lhoknga.

Share :

Baca Juga

Daerah

Kemenag RI Visitasi Penyelenggaraan Program Muadalah setingkat SMP dan SMA di Yayasan Dayah Pesantren Hidayatul Al Mustafid Nagan Raya.

Daerah

Satresnarkoba Polres Aceh Barat Amankan 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Daerah

Kapolres Nagan Raya Tinjau dan Panen Raya Kebun Cabai di Beutong Ateuh Banggalang

Daerah

Pemkab Nagan Raya Terima Insentif Fiskal Rp5,84 Miliar atas Kinerja Pengendalian Inflasi

Daerah

Pj Bupati Nagan Raya Diwakili Staf Ahli,Sosialisasi Hak dan Kewajiban Perpanjakan Bendaharawan Pemerintah.

Daerah

Pj Bupati Amrullah Dipeusijuek Ulama Kharismatik Aceh Abu Paya Pasi

Daerah

Dewan Pers Lakukan Verifikasi Faktual Kantor Berita NOA.co.id  

Daerah

Pemkab Nagan Raya Usulkan Sejumlah Jembatan Gantung