ACEHPOST – BIREUEN — Belum genap 24 jam usai dilantik pada Senin kemarin, Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, Ismunandar, langsung bikin gebrakan. Tak ada istilah menunggu atau beradaptasi lama—Ismunandar tancap gas, bergerak cepat membangun kekuatan dari dalam pemerintahan.
Langkah pertamanya jelas dan tegas: merangkul Wakil Bupati Bireuen, Razuardi. Pertemuan keduanya bukan sekadar formalitas, melainkan sinyal keras bahwa era kerja lamban dan birokrasi bertele-tele siap ditinggalkan.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis langsung dikupas tanpa basa-basi—mulai dari pelayanan publik yang selama ini dikeluhkan masyarakat, percepatan pembangunan yang kerap tersendat, hingga penegasan disiplin bagi jajaran birokrasi.
Ismunandar menunjukkan gaya kepemimpinan yang lugas dan berani. Ia menegaskan tidak ingin ada lagi program yang hanya berjalan di atas kertas tanpa dampak nyata di lapangan.
“Kita tidak punya waktu untuk lambat. Semua harus bergerak cepat, tepat, dan hasilnya harus dirasakan masyarakat,” tegasnya dengan nada penuh keyakinan.
Sementara itu, Razuardi menyambut langkah agresif tersebut sebagai energi baru bagi pemerintahan Kabupaten Bireuen. Ia menilai kekompakan antara Sekda dan Wakil Bupati menjadi kunci utama dalam mengawal seluruh program agar benar-benar berjalan maksimal.
Publik kini menaruh harapan besar. Duet Ismunandar–Razuardi dianggap bisa menjadi motor penggerak perubahan, sekaligus memberi peringatan keras bagi seluruh SKPK agar tidak lagi bekerja setengah hati.
Jika ritme cepat ini terus dijaga, bukan tidak mungkin wajah birokrasi Bireuen akan berubah drastis—lebih sigap, lebih tegas, dan benar-benar hadir untuk rakyat. (Reza)









