Home / Daerah / Pemerintah Aceh

Rabu, 22 April 2026 - 23:08 WIB

Rakyat Kecil Tersingkir di Tanah Sendiri, Larangan Pedagang Asongan di Event Banda Aceh Picu Amarah Warga

Reza Kabiro Aceh - Penulis Berita

 

ACEHPOST- Banda Aceh – Kebijakan melarang pedagang asongan mencari nafkah di area event yang sedang berlangsung di Kota menuai kecaman keras dari masyarakat. Banyak yang menilai aturan tersebut tajam ke bawah namun tumpul ke atas, karena yang ditertibkan justru rakyat kecil yang hanya berjuang mendapatkan uang seribu dua ribu rupiah untuk makan keluarga.

Para pedagang mengaku kecewa berat. Di tengah ekonomi yang sulit, saat harga kebutuhan pokok terus naik, mereka justru dilarang masuk ke keramaian yang menjadi satu-satunya harapan untuk mencari rezeki tambahan.

“Kalau kami tak boleh jualan, apakah pemerintah mau isi dapur kami? Mau bayar beras kami? Mau beli susu anak kami?” keluh salah seorang pedagang dengan nada geram.

Kebijakan yang dikaitkan dengan Wali Kota kini menjadi bahan pembicaraan panas di media sosial. Netizen ramai menilai pemerintah lebih sibuk mengejar citra kerapian acara dibanding memikirkan nasib wong cilik yang setiap hari berjuang hidup.

Banyak warga menegaskan, penataan kota memang penting, namun jangan sampai berubah menjadi penindasan halus terhadap masyarakat kecil. Jika pedagang besar diberi ruang, mengapa pedagang asongan yang hanya membawa dagangan kecil justru disingkirkan?

Kini suara rakyat mulai lantang terdengar: jangan jadikan event meriah, tapi air mata rakyat kecil berjatuhan. Pemerintah diminta segera membuka mata dan hati, sebelum kemarahan publik semakin meluas.

Share :

Baca Juga

Berita

Forwatu Banten Singgung Kepala Desa Sukarendah soal Rumah Warga yang Roboh, Riswanto: Hilang Kepekaan, Dekat dengan Kebathilan!

Berita

King Badak Nyatakan Sikap Bela Musa Weliansyah, Desak Polda Usut Aktor di Balik Aksi

Berita

BARU DILANTIK, SEKDA ISMUNANDAR LANGSUNG “GAS POL”! GANDENG WABUP RAZUARDI, SINYAL KUAT PERUBAHAN DI BIREUEN

Berita

Infrastruktur Simeulue Dapat Perhatian Pusat, HRD Lakukan Peninjauan

Berita

Tender Rp13,7 Miliar SPAM Jatiluhur Disorot: Pola Harga Kembar, Gugur Massal, Pemenang Diduga Sudah Diatur

Berita

Tender Rp19,9 Miliar SPAM Jatiluhur Karawang Disorot: Pola Gugur Massal, Personel Ganda, dan Seleksi Tak Konsisten

Berita

TENDER CLEANING SERVICE CIFOR 2026 DISOROT: DUGAAN PERSAINGAN SEMU DI BALIK GUGURNYA PULUHAN PESERTA

Daerah

Truk Batu Gajah Ilegal Diduga Bebas Melintas, APH Disorot Keras!