Home / Daerah

Senin, 13 April 2026 - 23:01 WIB

Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Desa Suwak, Warga Geger, Polisi Belum Beri Keterangan

Reza Kabiro Aceh - Penulis Berita

ACEHPOST – Bireuen — Warga Desa Suwak, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di aliran sungai setempat, pada Senin malam (13/04/2026).

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi. Awalnya, warga mengira benda yang mengapung hanyalah kayu atau tumpukan sampah. Namun setelah didekati, ternyata sosok tersebut adalah tubuh seorang pria yang sudah tidak bernyawa.

“Awalnya kami kira kayu, tapi setelah dilihat lebih dekat ternyata mayat,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Kabar penemuan ini dengan cepat menyebar, membuat warga sekitar berbondong-bondong mendatangi lokasi. Suasana sempat dipenuhi rasa penasaran dan kekhawatiran dari masyarakat setempat.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas korban maupun penyebab kematian. Aparat disebut masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Belum diketahui apakah korban merupakan warga setempat atau berasal dari luar daerah. Warga berharap pihak berwenang segera memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Peristiwa ini menambah daftar kejadian yang menghebohkan warga dan kini masih menjadi perhatian serius masyarakat Desa Suwak dan sekitarnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Tampar Bocah 4 Tahun, Oknum PNS di Simeulue Dilaporkan ke Polisi

Berita

AMD Minta Telkom Perkuat Sinyal 4G dan Perluas IndiHome Hingga Pelosok Simeulue

Berita

Dapur Sppg Yayasan Amanah Cinta Indonesi: Sudah Melengkapi Administratif 

Berita

Ketua IWOI Simeulue Serang Balik Narasi Koranpagionline.com: “Jangan Bangun Opini Sesat dan Lindungi Pelanggaran”

Daerah

Solusi Drone untuk Survey Koridor hingga Inspeksi Jaringan Transmisi

Berita

Penggeledahan RSUD Simeulue, Kejari Dalami Dugaan Korupsi Proyek Gedung Neurologi

Berita

IWOI Aceh Desak Evaluasi Dana Pokir, Minta APH Perketat Pengawasan

Daerah

“DEMO RASA ATAU DEMO RUPIAH?” — ISU MASSA BAYARAN Rp50 RIBU GUNCANG KANTOR BUPATI BIREUEN