ACEHPOST.- ACEH TIMUR — Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama seorang perempuan, Mutia Sari, dengan Bupati Aceh Timur. Isu ini memicu gelombang spekulasi dan perbincangan luas di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Mutia Sari akhirnya angkat bicara. Dalam pernyataan terbukanya, ia dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang beredar dan menyebut kabar tersebut tidak benar serta telah merugikan dirinya secara pribadi maupun keluarganya.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Mutia Sari, ibu dari dua orang anak. Saya ingin menyampaikan bahwa tuduhan perselingkuhan yang saat ini beredar itu tidak benar,” ujarnya.
Mutia mengaku sangat terpukul dengan munculnya isu tersebut, terlebih karena berdampak pada nama baik dirinya dan masa depan anak-anaknya. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan khusus seperti yang dituduhkan.
“Saya meminta kepada masyarakat untuk tidak langsung percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Ini sangat menyakitkan bagi saya sebagai seorang ibu,” tambahnya.
Isu ini sendiri mulai viral setelah beredarnya berbagai narasi dan dugaan di media sosial tanpa disertai bukti yang jelas. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Bupati Aceh Timur terkait tudingan tersebut.
Sementara itu, sejumlah pihak mendesak agar semua pihak yang terkait dapat memberikan klarifikasi secara terbuka guna meredam polemik yang terus berkembang.
Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan berita, serta mengedepankan asas praduga tak bersalah sebelum ada fakta yang benar-benar terverifikasi.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa dampak dari informasi yang belum tentu benar bisa sangat besar, tidak hanya bagi individu yang dituduh, tetapi juga bagi stabilitas sosial di tengah masyarakat.









