Home / Berita

Jumat, 5 April 2024 - 00:27 WIB

Pak PJ Gubernur: Jangan Hilangkan Tradisi Takbir Keliling Di Aceh

Redaksi - Penulis Berita

Acehpost.id | Banda Aceh — Takbir keliling sudah ada dari tahun Ketahun di Provinsi Aceh sampai menjadi pawai rutinitas tahunan di malam hari raya, bahkan sampai menjadi suatu event perlombaan dalam memeriahkan malam hari raya, semaraknya malam lebaran dengan lantunan indah takbir dari remaja, pemuda, serta orang tua yang mengikuti pawai takbiran.

Namun PJ Gubernur Melalui dinas Syariat Islam Provinsi Aceh mengeluarkan edaran bahwasanya mentiadakan pawai takbiran Idul Fitri tahun 2024, sangat disayangkan jika perhelatan Akbar ini ditiadakan dengan pertimbangan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pilkada yang akan diselenggarakan di bulan mendatang.

Irwandi mengatakan ” Bisa kita lihat bahwasanya pawai takbir keliling tidak menjadi ancaman bagi PON dan Pilkada, event ini hanya satu malam diselenggarakan dan ini merupakan tradisi masyarakat Aceh yang harus di selalu diselenggarakan sebagai wadah hiburan islami yang akan disaksikan oleh masyarakat Aceh”.

Pada tahun 2024 ini harapan besar masyarakat Aceh terlebih pemuda dan remaja untuk diadakannya kembali pawai takbir keliling untuk memeriahkan hari kemenangan ummat Islam di malam idul Fitri, sehingga malam lebaran dapat kembali hidup dengan lantunan-lantunan takbir yang indah di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Irwandi juga menambahkan ” banyak event yang diselenggarakan pada saat Ramadhan bahkan berhari-hari kita lihat, namun kenapa tidak dikaitkan dengan PON dan Pilkada, namun ketika pawai takbir keliling ini yang hanya diselenggarakan satu malam saja sudah dikaitkan dengan perhelatan PON dan Pilkada Aceh”

Kami memohon kepada pak PJ Gubernur Aceh , jangan hilangkan tradisi pawai takbir keliling di Aceh, kami memohon untuk tetap dilanjutkan dan diselanggarakan, karena ini memang adat dan budayanya masyarakat Aceh yang notabennya adalah ummat Islam, Pak PJ yang terhormat Dimasa kepemimpinan bapak tolong tunjukkan identitas Aceh yang sebenarnya, jangan hilangkan tradisi yang sudah menjadi rutinitas kita di provinsi Aceh.

Banyak masyarakat yang sudah merindukan adat ini, semoga dengan penuh kebijakan kegiatan agamis ini bisa dijalankan di tahun ini. []

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolda Sumut Diminta Copot Kapolsek Kutalimbaru dan Tangkap Bandar Judi Sabung Ayam

Berita

BRUTAL! Warga Tuli-Bisu Dihajar Tanpa Ampun di Simeulue, Polisi Didesak Tangkap Pelaku

Aceh Besar

Poniran, selaku kepala desa sekaligus merangkup ketua abdesi kecamatan Tanjung sari , Diduga merekayasa anggaran dana desa demi kepentingan diri pribadi,

Berita

IWO Indonesia Simeulue Tegaskan Dukungan Proses Hukum Kasus Dana Publikasi Rp600 Juta, Bantah Narasi Tendensius

Berita

Forwatu Banten Desak Kementerian PUPR Hentikan Proyek DSCS, Soroti Dugaan Kelalaian K3 hingga Tewaskan Warga

Berita

5 Tahun Lebih Belum Dibayar, Masyarakat Tuntut Pengosongan Kantor Damkar

Aceh Besar

Masyarakat Keumala Jantho Apresiasi Pembangunan Jalan Nasional Seksi III

Berita

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial melalui Bakti Sosial IKBI PT KPBN