Home / Daerah / Hukum / Pemerintah Aceh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:21 WIB

SKANDAL BATU GAJAH ILEGAL DI BIREUEN MELEDAK! GUNUNG DIKULITI, HUKUM SEAKAN DIBUNGKAM

Reza Kabiro Aceh - Penulis Berita

ACEHPOST —  Bireuen Praktik tambang batu gajah ilegal di Kabupaten Bireuen kini bukan lagi sekadar pelanggaran—ini sudah menjadi kejahatan terbuka terhadap alam yang berlangsung tanpa rasa takut.

Di sejumlah titik panas seperti Kecamatan Jeunieb (Desa Meunasah Lung), Kecamatan Juli, hingga Kecamatan Simpang Mamplam (wilayah Krueng Meusagop dan bateilik dan sekitarnya), aktivitas pengerukan berlangsung brutal siang dan malam. Gunung-gunung dikeruk habis, tebing dipangkas tanpa kendali, seolah tidak ada aturan yang berlaku.

Truk-truk bermuatan batu gajah melintas bebas di jalan nasional. Debu pekat menutup pandangan, jalan rusak dihantam beban berat, dan masyarakat hanya bisa menonton kehancuran di depan mata.

“Ini sudah keterlaluan! Mereka tidak peduli bencana, tidak peduli keselamatan warga. Yang penting untung!” ungkap seorang warga dengan nada geram.

Yang paling mencengangkan, aktivitas ini tetap berjalan meski wilayah Bireuen sebelumnya sempat dilanda bencana alam. Bukannya berhenti, para pelaku justru semakin liar dan agresif, mengeruk sumber daya tanpa memikirkan dampak jangka panjang.

Situasi ini memicu pertanyaan besar di tengah publik:
Di mana aparat? Di mana pengawasan? Siapa yang bermain di balik semua ini?

Sejumlah aktivis lingkungan menyebut kondisi ini sebagai “pembiaran sistematis” yang berpotensi menyeret banyak pihak. Jika dibiarkan, Bireuen terancam menghadapi krisis lingkungan serius—mulai dari longsor, banjir bandang, hingga rusaknya ekosistem permanen.

Masyarakat kini mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk tidak lagi sekadar diam. Penertiban harus dilakukan segera, menyeluruh, dan tanpa kompromi.

Karena jika gunung sudah habis, sungai rusak, dan bencana datang—tidak ada lagi yang bisa diselamatkan. 

Share :

Baca Juga

Berita

Abu Nurdin Mewakili KPA, PA dan BRA Simeulue Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Abu Doto Dr. Zaini Abdullah

Daerah

PROYEK PENGAMAN TEBING SUNGAI DI JULI DISOROT, DUGAAN PENGGUNAAN MATERIAL DARI GALIAN C ILEGAL MINTA DIUSUT TUNTAS

Daerah

SOROTAN MAKIN TAJAM! PROYEK PENGAMAN TEBING SUNGAI DI JULI DIDESAK DIAUDIT MENYELURUH, TRANSPARANSI DAN PENGAWASAN DIPERTANYAKAN

Daerah

PROYEK MILIARAN PENGAMAN TEBING SUNGAI DI JULI JADI SOROTAN, KOORDINASI DIPERTANYAKAN, KUALITAS PEKERJAAN DISOROT

Berita

Ulee Wilayah Kecam Dugaan Manuver Kudeta Terhadap Ketua KPA Simeulue

Daerah

Musdi Fauzi Gelar Reses II di Desa Kota Batu, Santuni Anak Yatim dan Serap Aspirasi Masyarakat

Berita

PKBM Ummul Qurro Resmi Berubah Nama Menjadi PKBM Darul Mutiin, Dilakukan Sesuai Prosedur Administrasi Juklak Juknis Dinas Pendidikan

Daerah

Pembangunan Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum Kutablang Capai 57 Persen, Ditargetkan Rampung Tepat Waktu